Karya: Jasmine Aqilah Rahmadia
Namanya
Orchidia De Jasmine, ia merupakan gadis blasteran Inggris – Korea yang
menderita penyakit jantung sejak kecil. Ia bersekolah di Samchangi
International School, yaitu salah satu sekolah ternama di Korea. Pada suatu
pagi yang cerah,”Chid nanti kamu ikut latihan kan?” tanya Hye Ri, sahabat
Orchid sejak kecil. “Iyalah, ajang Dance League kan tinggal beberapa minggu
lagi” balas Orchid. Ajang Dance League merupakan ajang dimana para dancer
bersaing untuk meraih piala Suncheon dan mendapat beasiswa untuk bersekolah di
Suncheon International Dance School.
Hingga akhirnya, bel pulang
sekolah pun berbunyi. Para siswa mulai berhamburan keluar kelas untuk pulang,
sedang aku dan para dancer sekolah pergi ke ruang dance. Tiba – tiba aku
merasakan sakit yang luar biasa di dadaku, tidak biasanya aku seperti ini. Aku harus menahannya, jangan sampai anak –
anak tau dan menjadi khawatir -batinku. “Kamu gapapa Chid, mukamu pucat
banget.. Kaya habis ketemu setan aja” ucap Hye Ri yang mengagetkanku. “Enggak,
santai aja sih.. Paling juga aku cuma kecapekan kok” jawabku. Kemudian
pandanganku menjadi kabur dan perlahan menghilang, ya aku dinyatakan koma oleh
dokter setelah jatuh tadi. Sementara itu, keluarga dan teman – teman Orchid
menungguinya di ICU. Sedangkan ibundanya menangis seraya memegang tangannya.
Sementara itu di alam tak sadar Orchid..
Orchid tengah berada di sebuah
planet bernama Planet XOXO. Ia terbangun dan sudah berada di sebuah ruangan
yang bisa dibilang sangat mirip
kamarnya di dunia nyata. “Ah, anda rupanya sudah bangun. Aku sudah menyiapkan
pakaian anda. Anda akan bertemu dengan petinggi Planet XOXO hari ini” ucap
salah seorang wanita yang terlihat masih sangat muda tetapi berpakaian seperti
dayang. Tiba – tiba terdengar suara orang berteriak dari luar ruangan. “Cindy..
Cepatlah keluar, anak – anak pasti sudah menunggu kita berdua.. Ya Cindyy!!”
ucapnya seraya berteriak. “Cindy? Namaku Orchid, dan siapa kau?? Apa kita
pernah kenal atau bagaiman?” sahutku lirih. “Ayolah Cindy, jangan bercanda..
Mari bergegas anak – anak pasti sudah menunggu kita” ucapnya lagi sambil meraih
tanganku dan menggandengnya dengan mengajak pergi. Aku melepaskan pegangan
tangan tersebut secara kasar, kemudia ia menoleh. “Hei, apa aku terlihat
seperti bercanda? Aku benar - benar tidak tau siapa kau” ucapku. “Hei,
sebentar.. Tunggulah disini, aku akan memanggil anak – anak” ucapnya
serayapergi berjalan menjauh. Sementara itu, aku hanya bisa menatap punggungnya
sambil melihatnya pergi.
Sudah sekitar seminggu
sejak aku mulai mengingat semuanya. Sejak saat itu latihan untuk oertarungan
menjadi lebih padat karena kemarin tertunda saat aku lupa ingatan alias
mendadak amnesia. Untuk pertarungan kali ini Huso lah yang memimpin, memang
cara kerja pertarungan disini ialah
bergilir memimpin pertarungan. Tiba – tiba speaker yang ada di tuang latihan
berbunyi dan mengatakan Untuk para petarung dari Planet XOXO,
diberitahukan bahwa pertarungan kali ini melawan gabungan antar dua planet
yakni ICON Planet dan WINKER Planet kami menjadi lemas mendadak.
Bagaimana tidak, mereka baru memberi tahu ini seminggu sebelum pertarungan dimulai. “Ayolah
berdiri, kita harus berlatih.. Jangan bermalas – malasan. Apa kalian mau kita
mendapat hukuman karena kalah dari pertempuran?” ucap Huso sedikit membentak.
Kita mulai berdiri dengan lemas, hari ini kita memang malas latihan dan berniat
mengundur pertarungan. Tapi, tak disangka bahwa para petinggi Planet XOXO
mengirim orang untuk memata – matai kita saat latihan. “Yang benar saja, aku
merasa seperti penjahat. Bagaimana tidak, mereka memata – matai kita hanya
karena pertarungan. Apa mereka benar – benar tidak memercayai kita?” ucap
Sefit. Kita semua tak habis pikir akan hal ini. Apa mereka berpikir bahwa kita
akan mengkhianati mereka setelah 4 tahun menjadi prajurit? Gila itu satu kata untuk mengungkap semuanya.
Hari ini pertarungan
akan dimulai. Kami semua sudah bersiap untuk pertarungan sejak dua jam yang lalu. Tak lama kemudian
terdengar suara hentakan kaki dari luar gerbang. Aku bersiap untuk pergi ke
tempatku, tiba – tiba Huso menarik tanganku dan memasangkan gelang berwarna
biru di pergelangan tanganku. Aku hanya menatapnya dan segera pergi ke tempatku.
Pertarungan berlangsung sangat sengit, pihak lawan mengerahkan lebih banyak
pasukan untuk bertempur. Kami semua mengerahkan seluruh usaha untuk memenangkan
pertarungan ini. Perlahan musuh mulai berkuran sedikit demi sedikit, hingga
akhirnya tak satu pun musuh tersisa. Kami memenangkan pertarungan iniJ Kami
segera berlari ke arah ruangan kami masing – masing untuk membersihkan diri dan
segera bersiap untuk ke EXORDIUM (tempat para petinggi Planet XOXO) untuk
memberitahukan tentang kemenangan ini. Kami semua sudah berkumpul dan mulai
berjalan perlahan memasuki EXORDIUM. Tak lama, kami keluar dengan senyum
merekah, para petinggi planet memberikan kami hadiah liburan selama kurang
lebih 3 bulan. Kami mulai berbincang untuk mendiskusikan kemana kami akan pergi
liburan. Tak lama aku merasakan sebuah benda tajam menusuk punggungku. Aku
mulai merasakan sakit yang luar biasa, dan darah mulai menetes dari punggungku.
Aku dipanah oleh salah satu utusan dari BANGSAN Planet. Aku jatuh tersungkur,
dan hal yang terakhir kuliahat adalah mereka ber delapan mengguncang tubuhku
dengan kekhawatiran yang tersirat dari wajah mereka.
Kembali ke dunia sadar
Orchidia
Orchidia terbangun
dari koma nya, seluruh keluarganya tersenyum bahagia. Orchidia sudah tak ingat
akan mimpinya lagi. Mimpi yang terjadi saat ia koma selama 1 bulan kemarin. Ia
kemudia melihat gelang yang ada ditangannya, seketika gelang itu membuatnya mengingat
kejadian yang terjadi selama ia koma. Sekarang, terserah pada Orchidia.. Ia
memilih melanjutkan karirnya sebagai dancer, atau memilih mencari kembali akan
mimpinya.
TAMAT
Pesan Amanat
Cerita :
Jangan
berputus asa, kita harus selalu berusaha. Dan, jangan menilai orang lain dari
penampilannya tetapi huga dari hati dan niatnya
PROFIL PENULIS
Nama : Jasmine Aqilah
Rahmadia
No : 12
Kelas : 4.S1.1
No
HP : 088212551606
Medsos/email: Jarrrr_.12 / jar20cbx@gmail.com
Alamat : Jl. Simpang Danah
Maninjau Tengah 1 B3 E5
No comments:
Post a Comment