Sunday, February 10, 2019

Gajah Dan Tapir

Gajah dan Tapir



Oleh: Daffa Putra Prasetya

           Di suatu hutan yang damai, terdapat 2 hewan. Mereka adalah gajah dan tapir. Dahulu Tapir memikiki hidung yang panjang sedangkan gajah berhidung pendek. Gajah seringkali merasa minder karena sering diejek oleh tapir. Tapir selalu merasa percaya diri dan sombong dihadapan gajah. 

           Hari demi hari telah berlalu. Tapir tetap saja menyombongkan diri di hadapan gajah karena hidung tapir yang lebih panjang. Binatang lain pun merasa tidak suka dengan sikap tapir. Mereka merasa tidak suka karena sering diganggu dengan hidung panjang yang dimiliki tapir. Binatang yang merasa terganggu melapor ke sang tupai. Tupai adalah ketua suku sakaligus penyihir disana. Karena mendapat banyak laporan dari binatang lain, Tupai pun mengutuk tapir saat ia sedang tertidur.  Tupai mengutuk tapir agar hidungnya menjadi pendek. Sedangkan gajah diberikan hidung baru yang lebih panjang. Gajah sering menggunakan hidung barunya untuk membantu mengambilkan buah atau pun menyiramkan air. Hidung baru gajah yang panjang biasanya kita sebut dengan belalai. 

           Sejak dikutuk oleh sang tupai, tapir menyesal dan meminta maaf pada semua binatang khususnya gajah. Tapir meminta kepada tupai agar hidung panjangnya dikembalikan. Tetapi tupai tidak lagi percaya pada tapir. Karena itu hingga sekarang hidung tapir menjadi lebih pendek dibandingkan belalai gajah. 


           Oleh karena itu, kita tidak boleh sombong kepada orang lain karena keburukan yang kita lakukan akan kembali ke diri kita sendiri


Nama: Daffa Putra Prasetya
Kelas : 6.S2.1
No Absen: 11
No Hp: 0895-6201-03476
E-mail: dafaputra447@gmail.com
Alamat: Jl. Tebo Tengah no 50,                               Mulyorejo, Sukun, Malang

       

No comments:

Post a Comment

Prestasi Tim Paduan Suara SMPN 3 Malang

Prestasi Spenti Teenage Choir Paduan Suara SMP Negeri 3 Malang bernama "Spenti Teenage Choir" berhasil menyabet juara pertama...