Pada suatu hari di dalam laut yang gelap. Hiduplah induk ikan hiu yang sedang mengasuh anaknya. Sang induk sangat menyayangi anaknya sampai setiap ada ikan yang mendekati anaknya akan menjadi santapan. Ikan-ikan langsung takut dan menghindari anak hiu tersebut. Tapi ada seekor ikan kecil yang tidak takut dengan ancaman induk hiu. Ikan kecil itu adalah remora.
Setelah beberapa hari kemudian induk hiu sudah muak dengan ulah remora."Hei ikan kecil, mengapa kamu selalu mendekati anakku?" tanya induk hiu. " Tidak apa apa bu, anak ibu sangat baik dan seru di ajak main." jawab remora. Suasan jadi semakin panas. "Kamu tidak pantas berteman dengan anakku, kamu terlalu kecil tidak ada bandingannya dengan anakku." induk hiu menegaskan. "Tapi bu...." ucap remora dengan ragu. "Sudah jauhi saja anakku atau kamu akan jadi santapanki." ancam induk hiu. Remora langsung lari dari sana. "Ada apa bu? Kenapa remora pergi?" tanya anak hiu. " Remora sudah ibu usir dari sini." ucap induk hiu. " Mengapa ibu usir? Padahal selama ini yang mau berteman denganku hanya remora." jawab anak hiu dengam sedih, berlari meninggalkan ibunya. Induk hiu merasa bersalah.
Beberapa jam kemudian induk hiu menemui anaknya. Betapa terkejudnya induk hiu. Anak hiu telah tertangkap naga air. "Tolong... Tolong... " anak hiu berteriak. Induk hiu langsung menyerang naga air. Pertarungan terjadi dengan sengit. Dengan sekejab naga air mengalahkan induk hiu. " Ha ha ha ha ha.... Dasar lemah, bersiap-siaplah untuk untuk mati." ucap naga air. Tak terduga ada ikan yang melempari batu naga air. "Siapa yang berani melempar batu ini?" tanyan naga air dengan kesal. " Hei... Sini naga jelek." ejek ikan pelempar batu. "Siapa yang kamu anggap jelek?" ucap naga air dengan marah. Naga air menoleh ke belakang. "Ternyata kamu seekor ikan kecil, hahahahaha... Kamu tak ada bandingnya dengan ku." olok naga air. " Saya memang kecil, itu sudah jadi takdir saya sebagai ikan remora. Tapi apa bisa kamu melawan 2000 ikan remora kecil?" ucap ikan remora pelempar batu dengan yakin. Naga air kaget melihat ikan remora datang," Jangan sombong kamu." dengan ragu naga berkata. "Serang!" ucap remora. Seluruh ikan remora menyerang. Naga air bingung harus menyerang remora sebelah mana. Akhirnya naga air menyerah dan lari dari sana. Induk hiu berterimakasih kepada remora dan meminta maaf atas perkataan sebelumnya.
Sejak saat itu hiu sadar bahwa teman patut dicari, jangan sampai kita mendapat musuh. Dengan persatuan kita jadi kuat. Akhirnya ikan remora dan hiu selalu berenang bersama sampai sekarang
Nama: Ademas Nur Fattah
Kelas: 6.S2.1
No absen: 02
No HP: 0855 4629 5056
Medsos/Email: anf30112005@gmail.com
Alamat: Prum. Permata Asri Blok I/No 14, RT 06 RW 05, Sitirejo Wagir
No comments:
Post a Comment