Karya: Cikita Alma Anjeli P
Di suatu planet bernama Camoz terdapat
3 tingkatan kedudukan yaitu kalangan bawah yang disebut naviz, kalangan
menengah yang di sebut tarazi, dan kalangan atas yang di sebut firaza. Ketiga
kalangan itu memiliki kekuatan masing-masing, kaum naviz memiliki kekuatan
tenaga, mereka sangat kuat dalam hal fisik. Sedangkan kaum firaza memiliki
kekuatan mistis, mereka sangat pandai dalam menggunakan sihir. Dan sebagai
penengah ke-2 kaum tersebut yaitu kaum tarazi yang memiliki ke-2 kekuatan itu
tetapi tidak sehebat yang di miliki oleh kaum naviz dan firaza.
Setiap kalangan memiliki pemimpin dan
bentuk pemerintahannya masing-masing. Kaum naviz dipimpin oleh seorang raja
yang bernama Raja Norman. Bentuk pemerintaha kaum navis yaitu kerajaan.
Kepemerintahan kaum navis masih sangat kuno. Kaum tarazi juga dipimpin oleh
seorang raja yang bernama Raja Rafael. Tetapi bentuk pemerintahan kaum tarazi
adalah republik. Kepemerintahan kaum tarazi masih dalam proses perubahan dari
kerajaan menjadi republik. Sedangkan kaum firaza di pimpin oleh seorang
presiden yang bernama Ferrel. Bentuk pemerintahan kaum firaza yaitu republik.
Kepemerintahan kaum firaza sudah sangat maju dan berkembang.
Ada 3 sahabat yang berasal dari 3
kalangan berbeda yaitu Rezaga dari kaum naviz. Ia anak dari Raja Norman.
Badannya tegap, kulitnya putih, rambutnya berwarana hitam, tatapan matanya
tajam. Selanjutnya yaitu Rizata dari kaum tarazi. Ia anak dari Raja Rafael.
Rambutnya hitam bergelombang, kulitnya kuning langsat, dan matanya
berkaca-kaca. Dan yang terakhir yaitu Razafi dari kaum firaza. Ia anak dari
Presiden Ferrel. Rambutnya hitam berantakan, kulitnya coklat sawo, dan tatapan
matanya tajam. Mereka bertiga sekarang berumur 17 tahun. Mereka bersahabat dari kecil, mereka tidak
mempermasalahkan perbedaan yang mereka miliki.
Pada suatu hari semua pemimpin kaum
berkumpul di istana kaum tarazi untuk membahas persatuan antara 3 kaum yang ada.
Presiden Ferrel setuju tentang persatuan tersebut tetapi dengan syarat pemimpim
dari seluru kaum adalah dari kaum firaza karena pemerintahan kaum firaza yang
maju dan merasa kaum firaza paling kuat karena pandai mengendalikan sihir. Raja
Norman tidak setuju dengan apa yang dikatakan oleh Presiden Ferrel karena
menurut Raja Norman yang pantas menjadi pemimpin seluruh kaum adalah kaum naviz
karena kaum naviz sangat kuat. Karena perselisihan tersebut Presiden Ferrel dan
Raja Norman mulai menjelek-jelekan kaum yang lain. Karena merasa tersinggung
Raja Norman mengibarkan bendera perang kepada kaum firaza untuk membuktikan
kaum mana yang lebih kuat. Dan di terima dengan senang hati oleh Presiden
Ferrel. Raja Rafael sempat melerai kedua pemimpin kaum yang berbeda itu tetapi
hasilnya malah terjadilah peperangan antara kaum naviz dan kaum firaza.
Berita tentang peperangan antara kaum
naviz dan kaum firaza telah sampai pada telinga Rezaga, Rizata, dan Razafi.
Sekarang mereka telah berkumpul di rumah pohon di tengah hutan yang dari mereka
kecil sering mereka gunakan untuk bermain. Mereka sedang membicarakan masalah
tentang peperangan yang terjadi pada kaum naviz dan kaum firaza. Karena mulai
saat Raja Norman memutuskan untuk berperang kaum navis dan kaum firaza mulai
bermusuhan dan saling mencela. Di karenakan hari sudah mulai gelap mereka
bertiga memutuskan untuk kembali ke istana mereka masing-masing. Saat
perjalanan pulang Rezaga, Rizata, dan Razafi bertemu dengan kakek tua yang
sedang mencari kayu bakar. Razafi menawarkan diri untuk membantu kakek tua
tersebut. Tetapi kakek tua itu menolak, ia hanya memberikan sebuah pesan kepada
Rezaga, Rizata, dan Razafi. Kakek itu berpesan “Jika 3 kekuatan bersatu hanya
ada 2 pilihan, pengorbanan atau perpecahan”. Rezaga, Rizata dan Razafi tidak
mengerti apa yang di maksud kakek itu. Rizata menanyakan apa maksud dari
perkataan sang kakek. Tetapi sang kakek tidak menjawab pertanyaan Rizata. Kakek
itu berkata mereka harus mencari sendiri maksud dari apa yang di katakan sang
kakek. Kakek tua itu undur diri untuk melanjudkan mencari kayu sedangkan
Rezaga, Rizata, dan Razafi melanjutkan perjalanan pulang sambil memikirkan apa
maksud dari pesan sang kakek.
Peperangan antara kaum naviz dan kaum
firaza mulai terjadi pada malam bulan purnama. Seluruh kaum naviz dan kaum
firaza ikut berperang tidak memandang gender dan usia semua ikut berperang.
Seluruh kaum naviz dan kaum firaza menggunakan kekuatan yang mereka miliki
dengan semaksimal mungkin. Kaum naviz menggunakan kekuatan fisiknya untuk
menyerang kaum firaza. Sedangkan kaum firaza menggunakan sihir yang mereka
punya untuk mempertahankan diri dari serangan kaum naviz. Seluruh kaum naviz
dan kaum firaza ikut berperang kecuali Rezaga dan Razafi. Karena menurut mereka
penyebab peperangan ini tidak masuk akal. Hanya karena siapa kaum yang paling
kuat hingga terjadi peperangan. Karena tidak mau berperang Rezaga diancam oleh
Raja Norman. Rezaga diancam dibatalkan menjadi raja pengganti Raja Norman. Dan
dijawab acuh oleh Rezaga.
Kaum firaza yang sendari tadi hanya
mempertahankan diri dari serangan kaum naviz sekarang mulai menyerang. Tampa
diketahui oleh kaum naviz jika bulan purnama sihir yang dimiliki oleh kaum
firaza akan semakin kuat. Karena semakin kuat sihir yang dimiliki oleh kaum
firaza, banyak prajurit dari kaum naviz yang gugur. Di istana kaum tarazi, Raja
Rafael, Rizata, Rezaga, dan Razafi sedang memikirkan bagaimana caranya agar
kaum naviz dan kaum firaza dapat berdamai. Raja Rafael, Rizata, Rezaga, dan
Razafi. Berusaha keras untuk mendamaikan kedua kaum tersebut. Bukan hanya untuk
kedamaian masyarakat di planet camoz saja tetapi jika kedua kaum tersebut
terus-menerus berperang bisa-bisa planet camoz bisa hancur.
Berita
tentang kekalahan kaum naviz telah sampai pada telinga Raja Rafael, Rezaga,
Rizata, dan Razafi. Mereka berempat semakin panik dan memutuskan untuk pergi ke
medan perang. Saat perjalanan menuju medan perang Rizata teringat dengan pesan
kakek tua yang pernah ia temui di hutan. Rizta, Rezaga, dan Razafi menceritakan
kepada Raja Rafael bagaimana mereka bertiga mendapat pesan tersebut. Raja
Rafael mencoba mencari tahu apa maksud dari pesan sang kakek. Menurut pemikiran
Rezaga maksud dari pesan sang kakek adalah apabila 3 kekuatan disatukan ada 2
pilihan yang harus dipilih
yaitu mengorbankan salah satu dari kekuatan itu atau jangan pernah persatukan 3
kekuatan itu. Razafi dan Rizata juga berfikir demikian. Rizata berfikir bahwa
pesan itu ada hubungannya dengan kaum naviz, kaum tarazi, dan kaum firaza.
Kesimpulan Raja Rafael jika 3 kaum bersatu ada 2 pilihan yaitu mengorbankan salah satu kaum atau perpecahan
3 kaum. Karena sibuk memikirkan hal tersebut Raja Rafael beserta rombongan
telah sampai di medan perang. Raja Rafael, Rezaga, Rizata, dan Razafi mencoba
untuk membujuk Raja Norman dan Presiden Ferrel untuk berdamai. Tetapi malah
dihiraukan oleh kedua pemimpin kaum tersebut.
Karena mulai marah Raja Rafael membawa
secara paksa Raja Norman dan Presiden Ferrel menuju istana kaum tarazi.
Sepanjang perjalanan suasana sangat hening dan canggung tidak ada yang ingin
membuka pembicaraan. Saat telah sampai di istana kaum tarazi Raja Norman, Raja
Rafael, Presiden Ferrel beserta anak dari setiap pemimpin kaum berkumpul di
aula istana. Solusi perdamaian Raja Rafael memberi 2 pilihan yaitu pengorbanan
atau perpecahan. Raja Norman dan Presiden Ferrel tidak mengerti maksud dari
pilihan yang diajukan oleh Raja Rafael. Raja Rafael menjelaskan apa yang ia
maksud dari apa yang ia ajukan. Maksudnya adalah jika pengorbanan kita harus mengorbankan
salah stu kaum antara kaum naviz dan kaum firaza untuk pergi dari planet camoz.
Jika perpecahan maka kaum Naviz daan kaum Firaza harus pergi dari planet Camoz.
Raja Norman dan Presiden Ferrel tidak setuju dengan apa yang diajukan oleh Raja
Rafael karena kenapa yang pergi kaum Naviz dan kaum Firaza bukannya kaum
Tarazi. Dan dijawab dengan santai oleh Raja Rafael karena yang berperang kaum
Naviz dan Firaza. Dengan penuh pertimbangan Raja Norman dan Presiden Ferrel
memilih perpecahan.
Sesuai apa yang dipilih oleh Raja
Norman dan Presiden Ferrel kaum Naviz dan kaum Firaza akan pindah dari planet
Camoz. Raja Norman memutuskan untuk pindah ke planet Ceamoz. Sedangkan Presiden
Ferrel memutuskan untuk pindah ke planet Croamoz. Ceamoz dan Croamoz adalah dua
planet yang paling dekat dengan planet Camoz. Tiga kaum tersebut tetap
bekerjasama di berbagai bidang. Walaupun berakhir dengan perpecahan tetapi
tidak ada permusuhan.
The
End
Amanat :
- Perselisihan hanya membuahkan perpecahan
- Perbedaan bukan halangan untuk persahabatan
PROFIL PENULIS
Nama
: Cikita Alma Anjeli P
No
: 4
Kelas
: 4S1.1
No
HP : 082143707288
Medsos/email
: cikitarayhan@gmail.com
Alamat
: Jl. Lekso No 1A
ingin mendapatkan uang banyak dengan cara cepat ayo segera bergabung dengan kami di f4n5p0k3r
ReplyDeletePromo Fans**poker saat ini :
- Bonus Freechips 5.000 - 10.000 setiap hari (1 hari dibagikan 1 kali) hanya dengan minimal deposit 50.000 dan minimal deposit 100.000 ke atas
- Bonus Cashback 0.5% dibagikan Setiap Senin
- Bonus Referal 20% Seumur Hidup dibagikan Setiap Kamis
Ayo di tunggu apa lagi Segera bergabung ya, di tunggu lo ^.^