Tuesday, January 8, 2019

TENAGA DAN SIHIR

Karya: Cikita Alma Anjeli P

Di suatu planet bernama Camoz terdapat 3 tingkatan kedudukan yaitu kalangan bawah yang disebut naviz, kalangan menengah yang di sebut tarazi, dan kalangan atas yang di sebut firaza. Ketiga kalangan itu memiliki kekuatan masing-masing, kaum naviz memiliki kekuatan tenaga, mereka sangat kuat dalam hal fisik. Sedangkan kaum firaza memiliki kekuatan mistis, mereka sangat pandai dalam menggunakan sihir. Dan sebagai penengah ke-2 kaum tersebut yaitu kaum tarazi yang memiliki ke-2 kekuatan itu tetapi tidak sehebat yang di miliki oleh kaum naviz dan firaza.

Setiap kalangan memiliki pemimpin dan bentuk pemerintahannya masing-masing. Kaum naviz dipimpin oleh seorang raja yang bernama Raja Norman. Bentuk pemerintaha kaum navis yaitu kerajaan. Kepemerintahan kaum navis masih sangat kuno. Kaum tarazi juga dipimpin oleh seorang raja yang bernama Raja Rafael. Tetapi bentuk pemerintahan kaum tarazi adalah republik. Kepemerintahan kaum tarazi masih dalam proses perubahan dari kerajaan menjadi republik. Sedangkan kaum firaza di pimpin oleh seorang presiden yang bernama Ferrel. Bentuk pemerintahan kaum firaza yaitu republik. Kepemerintahan kaum firaza sudah sangat maju dan berkembang.
Ada 3 sahabat yang berasal dari 3 kalangan berbeda yaitu Rezaga dari kaum naviz. Ia anak dari Raja Norman. Badannya tegap, kulitnya putih, rambutnya berwarana hitam, tatapan matanya tajam. Selanjutnya yaitu Rizata dari kaum tarazi. Ia anak dari Raja Rafael. Rambutnya hitam bergelombang, kulitnya kuning langsat, dan matanya berkaca-kaca. Dan yang terakhir yaitu Razafi dari kaum firaza. Ia anak dari Presiden Ferrel. Rambutnya hitam berantakan, kulitnya coklat sawo, dan tatapan matanya tajam. Mereka bertiga sekarang berumur 17 tahun.  Mereka bersahabat dari kecil, mereka tidak mempermasalahkan perbedaan yang mereka miliki.
Pada suatu hari semua pemimpin kaum berkumpul di istana kaum tarazi untuk membahas persatuan antara 3 kaum yang ada. Presiden Ferrel setuju tentang persatuan tersebut tetapi dengan syarat pemimpim dari seluru kaum adalah dari kaum firaza karena pemerintahan kaum firaza yang maju dan merasa kaum firaza paling kuat karena pandai mengendalikan sihir. Raja Norman tidak setuju dengan apa yang dikatakan oleh Presiden Ferrel karena menurut Raja Norman yang pantas menjadi pemimpin seluruh kaum adalah kaum naviz karena kaum naviz sangat kuat. Karena perselisihan tersebut Presiden Ferrel dan Raja Norman mulai menjelek-jelekan kaum yang lain. Karena merasa tersinggung Raja Norman mengibarkan bendera perang kepada kaum firaza untuk membuktikan kaum mana yang lebih kuat. Dan di terima dengan senang hati oleh Presiden Ferrel. Raja Rafael sempat melerai kedua pemimpin kaum yang berbeda itu tetapi hasilnya malah terjadilah peperangan antara kaum naviz dan kaum firaza.
Berita tentang peperangan antara kaum naviz dan kaum firaza telah sampai pada telinga Rezaga, Rizata, dan Razafi. Sekarang mereka telah berkumpul di rumah pohon di tengah hutan yang dari mereka kecil sering mereka gunakan untuk bermain. Mereka sedang membicarakan masalah tentang peperangan yang terjadi pada kaum naviz dan kaum firaza. Karena mulai saat Raja Norman memutuskan untuk berperang kaum navis dan kaum firaza mulai bermusuhan dan saling mencela. Di karenakan hari sudah mulai gelap mereka bertiga memutuskan untuk kembali ke istana mereka masing-masing. Saat perjalanan pulang Rezaga, Rizata, dan Razafi bertemu dengan kakek tua yang sedang mencari kayu bakar. Razafi menawarkan diri untuk membantu kakek tua tersebut. Tetapi kakek tua itu menolak, ia hanya memberikan sebuah pesan kepada Rezaga, Rizata, dan Razafi. Kakek itu berpesan “Jika 3 kekuatan bersatu hanya ada 2 pilihan, pengorbanan atau perpecahan”. Rezaga, Rizata dan Razafi tidak mengerti apa yang di maksud kakek itu. Rizata menanyakan apa maksud dari perkataan sang kakek. Tetapi sang kakek tidak menjawab pertanyaan Rizata. Kakek itu berkata mereka harus mencari sendiri maksud dari apa yang di katakan sang kakek. Kakek tua itu undur diri untuk melanjudkan mencari kayu sedangkan Rezaga, Rizata, dan Razafi melanjutkan perjalanan pulang sambil memikirkan apa maksud dari pesan sang kakek.
Peperangan antara kaum naviz dan kaum firaza mulai terjadi pada malam bulan purnama. Seluruh kaum naviz dan kaum firaza ikut berperang tidak memandang gender dan usia semua ikut berperang. Seluruh kaum naviz dan kaum firaza menggunakan kekuatan yang mereka miliki dengan semaksimal mungkin. Kaum naviz menggunakan kekuatan fisiknya untuk menyerang kaum firaza. Sedangkan kaum firaza menggunakan sihir yang mereka punya untuk mempertahankan diri dari serangan kaum naviz. Seluruh kaum naviz dan kaum firaza ikut berperang kecuali Rezaga dan Razafi. Karena menurut mereka penyebab peperangan ini tidak masuk akal. Hanya karena siapa kaum yang paling kuat hingga terjadi peperangan. Karena tidak mau berperang Rezaga diancam oleh Raja Norman. Rezaga diancam dibatalkan menjadi raja pengganti Raja Norman. Dan dijawab acuh oleh Rezaga.
Kaum firaza yang sendari tadi hanya mempertahankan diri dari serangan kaum naviz sekarang mulai menyerang. Tampa diketahui oleh kaum naviz jika bulan purnama sihir yang dimiliki oleh kaum firaza akan semakin kuat. Karena semakin kuat sihir yang dimiliki oleh kaum firaza, banyak prajurit dari kaum naviz yang gugur. Di istana kaum tarazi, Raja Rafael, Rizata, Rezaga, dan Razafi sedang memikirkan bagaimana caranya agar kaum naviz dan kaum firaza dapat berdamai. Raja Rafael, Rizata, Rezaga, dan Razafi. Berusaha keras untuk mendamaikan kedua kaum tersebut. Bukan hanya untuk kedamaian masyarakat di planet camoz saja tetapi jika kedua kaum tersebut terus-menerus berperang bisa-bisa planet camoz bisa hancur.
Berita tentang kekalahan kaum naviz telah sampai pada telinga Raja Rafael, Rezaga, Rizata, dan Razafi. Mereka berempat semakin panik dan memutuskan untuk pergi ke medan perang. Saat perjalanan menuju medan perang Rizata teringat dengan pesan kakek tua yang pernah ia temui di hutan. Rizta, Rezaga, dan Razafi menceritakan kepada Raja Rafael bagaimana mereka bertiga mendapat pesan tersebut. Raja Rafael mencoba mencari tahu apa maksud dari pesan sang kakek. Menurut pemikiran Rezaga maksud dari pesan sang kakek adalah apabila 3 kekuatan disatukan ada 2 pilihan yang harus dipilih yaitu mengorbankan salah satu dari kekuatan itu atau jangan pernah persatukan 3 kekuatan itu. Razafi dan Rizata juga berfikir demikian. Rizata berfikir bahwa pesan itu ada hubungannya dengan kaum naviz, kaum tarazi, dan kaum firaza. Kesimpulan Raja Rafael jika 3 kaum bersatu ada 2 pilihan yaitu  mengorbankan salah satu kaum atau perpecahan 3 kaum. Karena sibuk memikirkan hal tersebut Raja Rafael beserta rombongan telah sampai di medan perang. Raja Rafael, Rezaga, Rizata, dan Razafi mencoba untuk membujuk Raja Norman dan Presiden Ferrel untuk berdamai. Tetapi malah dihiraukan oleh kedua pemimpin kaum tersebut. 
Karena mulai marah Raja Rafael membawa secara paksa Raja Norman dan Presiden Ferrel menuju istana kaum tarazi. Sepanjang perjalanan suasana sangat hening dan canggung tidak ada yang ingin membuka pembicaraan. Saat telah sampai di istana kaum tarazi Raja Norman, Raja Rafael, Presiden Ferrel beserta anak dari setiap pemimpin kaum berkumpul di aula istana. Solusi perdamaian Raja Rafael memberi 2 pilihan yaitu pengorbanan atau perpecahan. Raja Norman dan Presiden Ferrel tidak mengerti maksud dari pilihan yang diajukan oleh Raja Rafael. Raja Rafael menjelaskan apa yang ia maksud dari apa yang ia ajukan. Maksudnya adalah jika pengorbanan kita harus mengorbankan salah stu kaum antara kaum naviz dan kaum firaza untuk pergi dari planet camoz. Jika perpecahan maka kaum Naviz daan kaum Firaza harus pergi dari planet Camoz. Raja Norman dan Presiden Ferrel tidak setuju dengan apa yang diajukan oleh Raja Rafael karena kenapa yang pergi kaum Naviz dan kaum Firaza bukannya kaum Tarazi. Dan dijawab dengan santai oleh Raja Rafael karena yang berperang kaum Naviz dan Firaza. Dengan penuh pertimbangan Raja Norman dan Presiden Ferrel memilih perpecahan.
Sesuai apa yang dipilih oleh Raja Norman dan Presiden Ferrel kaum Naviz dan kaum Firaza akan pindah dari planet Camoz. Raja Norman memutuskan untuk pindah ke planet Ceamoz. Sedangkan Presiden Ferrel memutuskan untuk pindah ke planet Croamoz. Ceamoz dan Croamoz adalah dua planet yang paling dekat dengan planet Camoz. Tiga kaum tersebut tetap bekerjasama di berbagai bidang. Walaupun berakhir dengan perpecahan tetapi tidak ada permusuhan.   
        
The End
Amanat : 
 - Perselisihan hanya membuahkan perpecahan
 - Perbedaan bukan halangan untuk persahabatan

PROFIL PENULIS

Nama              : Cikita Alma Anjeli P
No                  : 4
Kelas              : 4S1.1
No HP             : 082143707288
Medsos/email : cikitarayhan@gmail.com
Alamat           : Jl. Lekso No 1A






           








1 comment:

  1. ingin mendapatkan uang banyak dengan cara cepat ayo segera bergabung dengan kami di f4n5p0k3r
    Promo Fans**poker saat ini :
    - Bonus Freechips 5.000 - 10.000 setiap hari (1 hari dibagikan 1 kali) hanya dengan minimal deposit 50.000 dan minimal deposit 100.000 ke atas
    - Bonus Cashback 0.5% dibagikan Setiap Senin
    - Bonus Referal 20% Seumur Hidup dibagikan Setiap Kamis
    Ayo di tunggu apa lagi Segera bergabung ya, di tunggu lo ^.^

    ReplyDelete

Prestasi Tim Paduan Suara SMPN 3 Malang

Prestasi Spenti Teenage Choir Paduan Suara SMP Negeri 3 Malang bernama "Spenti Teenage Choir" berhasil menyabet juara pertama...