Tuesday, January 8, 2019

4 CLANS 4 POWER

Karya: CECILIA NEO RENATTA

Siapa yang tahu? Kalian percaya bahwa di Bumi ada 4 dunia dan 4 kekuatan berbeda? Ya, kami menyebutnya dengan 4 clans dan 4 power. Di Bumi ini ada 4 kehidupan yang berjalan secara bersama-sama. Memang letaknya berbeda nan jauh, juga tidak mudah untuk berpindah dari 1 clans ke clans yang lainnya. Kami menggunakan lubang teleportasi yang memerlukan power yang besar. Selain itu, 1 lubang hanya bisa diisi oleh 1 orang. Meskipun berbeda dari banyak aspek, kami tetap menganggap semuanya sederajat dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Semuanya berjalan dengan harmonis, tidak ada peperangan. Kami selalu bersatu demi menjaga Bumi dari pihak musuh yaitu clans Shadaros dengan power bayangan yang ingin menguasai Bumi.

Namaku Earthi, dari clans Bumi. Clans Bumi terletak tepat di permukaan Bumi. Powerku adalah tanah. Aku bisa mengendalikan tanah. Meskipun demikian, aku juga seperti remaj pad umumnya. Tidak ad yang berbeda selain kekuatan yang kumiliki.umurku 16 tahun, aku bersekolah di salah satu SMA Akademik terbaik di clans Bumi. Jadi bisa dibilang aku adalah muris yang berprestasi. Tubuhku tidak terlalu tinggi, rambutu pendek, dan aku memakai kacamata. Aku bukanlah anak yang populer di sekolah, aku juga berasal dari keluarga yang sederhana. Ayahku bekerja sebagai petani, pekerjaan yang sangat dihargai di clans Bumi. Clans Bumi dijuluki sebagai “Tameng Terakhir”, mengapa demikian? Karena aat clans lain kalah melawan musuh, maka kamilah clans terakhir yang melawan musuh. Karena itu, kami harus selalu siap saat musuh datang, karena kami adalah harapan terakhir.
Aku Monsi, anggota clans Bulan. Powerku air, aku ammpu mengendalikan air. Clans Bulan terkenal dengan julukan “Sumber Daya Teknologi”, itu karen clans Bulan adalah clans yang yang paling maju dibanding clans lainnya. Sayangnya kemampuanku tidak maksimal di bidang teknologi, bebeda dengan ayahku. Meskipun demikian, aku tetap bisabersekolah di SMA unggulan di clans Bulan. Itu karena baktkudalam mengndalikan air. Sekarang umurku masih 15 tahun. Ciri fisikku, yaitu badan yang lumyan tinggi, rambut panjang terurai, mata lebar, dan kulit yang putih. Aku termasuk anak yang cukup populer di sekolah, selain karena wajah yang cantik dan bakatku, aku jugaanak dari penemusenjata terhebat di clans Bulan yang perbah ada. ,eskipun begitu, aku tidak pernah sombong dan tetap bergaul dengan semua teman-temanku. 
Starsi, itu namaku. Penduduk clans Bintang. Angin adalh powerku. Aku bisa menciptakan angin tornado besar sekalipun umurku 16 tahun, murid SMA resmi clans Bintang yabg dicap sebagai salah satu muris yang berprestasi. Tubuhku tinggi, rambutku pendek, dan mataku bulat. Aku adalah anak yang pendiam, hanya sedikit anak yang mau bermain denganku.akuberasaldari keluarga yang sederhana. Ayahku adalah seorang guru.clans Bintang terkenal dengan julukan “Penolak yang Sulit Dijangkau” karena musuh yang akn melawan, harusbisa melewati benteng angin yang ada di perbatasan clans. Karena itu, musuh seringkli menyerah saat sudah memasuki clans Bintang, karena untuk mencapai permukaan clans saja tidak mampu.
 Hai, namaku Sanri dari clans Matahari. Powerku adalah api. Mungkin panas bagi kalian, tapi tidak bagiku.bahkan aku bisa mengeluarkan api. Umurku 16 tahun. Setiap hari, aku berlatih mengasah powerku di SMA paling terkenal di clans Matahari. Semua tes bisa aku lewati dengan mudah dan dengan nilai sempurna. Seperti remaja lainnya, tubuhku tidak tinggi, tapi jangan sebut aku pendek karena aku tidak suka itu, rambutku panjang tetapi sering diikat 2, mataku tidak lebar, dan kulitku putih. Aku adalah putri dari penguasa clans Matahari. Karena itu, aku sangat dihormati di sekoalah. Tetapi, aku tidak pernah sombong dan tidak pernah mengejek teman yang lain, aku juga tetap mau bermain dengan semua teman. Kami clans Mtahari disebut juga dengan “Pejuang Pertama” karenaletak kami yang paling jauh dengan permukaan Bumi. Selain itu, kami juga bertugas sebagai pengirim pesan pada clans lainnya saat ada ,musuh yang menyerang.
Pagi ini, sebelum memulai pelajaran, aku sudah terlebih dahulu dipanggil menghadap kepala sekolah. Aku baru sekali melakukan pelanggaran, apakah karena pelanggaran itu aku dipanggil kepala sekolah? Ternyata bukan. “Earthy, pemerintah mendapatkan pesan dari clans Matahari, bahwa musuh kita, clans Shadaros, akan kembali menyerang Bumi setelah 1.000 tahun yang lalu. Maka, setiap clans setuju untukmengirimkan 1 perwakilannya untuk melawan Shad, pemimpin clans Shadaros. dan pemerintah meminta sekolah kita untuk menirimkan 1 perwakilan muris terbaik. Apakh kamu bersedia, Earthy?”. “Saya... Saya bersedia, Bu” jawabku dengan sedikit ragu. “Baiklah, kalau begitu besok kamu akan dikirim ke clans Bumi untuk mendapat pembekalan terlebih dahulu”. “Baik, Bu”.  
“Apa?! Kamu mewakili clans Bulan untuk melawan Shad, pemimpin clans Shadaros itu?” tanya temanku terkejut. “Aku juga tidak menyangka bahwa clans Shadaros akan kembali menyerang Bumi”. “Semangat Monsi, kami semua percaya, kau pasti bisa mengalahkan Shad” kata temanku memberi semangat. “Tentu, terima kasih untuk kepercayaanmu itu”. Setelah itu, kami segara kembali ke kelas karena bel tanda masuk sudah berbunyi.
“Apa kamu sudah menyiapkan semuanya, Starsi?” tanya Ibuku, saat aku berkemas-kemas. “Sudah, Bu”. “Sebenarnya Ibu masih khawatir pada keselamatanmu” kata Ibuku sedih. “Ibu harus percaya padaku, aku pasti selamat dan aku akan kembali ke rumah, Bu. Aku janji”. “Kalahkan Shad, semua orang di Bumi ini bergantung padamu”. “Baik, Bu” jawabku. Setelah itu, Ibu menyuruhku tidur agar tidak kelelahan besok.
“Ayo cepat, Starsi, nanti kamu terlambat!” seru Ayahku dari luar. Kami hendak menuju ke sentral pusat, tempat lubang teleportasi akan membawaku ke clans Bumi. Saat sampai di sentral pusat, lubang teleportasi sudah terbuka bagiku, kami berpelukan sambil menangis. Tapi ini sudah menjadi tanggung jawabku untuk menjaga dan mempertahankan Bumi. Aku segera masuk mengingat waktu yang terus berjalan.
“Jadi seperti ini kehidupan di clans bumi” gumamku saat sampai di clans bumi dan menengok keluar dari jendela gedung sentral pusat clans bumi. “Permisi, anda adalah perwakilan clans bintang bukan?” tanya seorang pria yang sepertinya adalah pegawaidi sentral pusat. “mari saya antar ke ruangan pembekalan”. Aku mengikuti pria tersebut dan masuk ke sebuah ruangan. Disana ada tiga orang remaja perempuan seumuranku dan seorang pria yang berdiri disamping layar, lalu aku segera duduk disamping remaja yang berwajah cantik. “Semuanya sudah sampai, baik nama saya Mr.Daros, saya yang akan memberikan pembekalan sebelum kalian berhadapan langsung dengan Shad. Disini kalian harus bekerjasama karena kalian tidak akan mampu melawan Shad seorang diri. Jadi sebelum kita mulai, silahkan kalian saling berkenalan terlebih dahulu”. Aku menyapa remaja disamping ku “hai.. aku Starsi dari clans bintang, kamu?”. Namaku Monsi dari clans bulan” jawabnya dengan senyum yang manis. Kami berempat sudah saling mengenal, aku rasa semuanya baik dan ramah, aku yakin pasti bisa dekat dengan mereka. “Baiklah sekarang kita akan mulai dengan beberapa penjelasan tentang clans Shadaros. Dari penjelasan itu aku mengerti bahwa clans Shadaros adalah clans yang kuat. Setelah selesai, kami diperbolehkan istirahat sebentar sambil menata kamar. Kami tinggal bersama di sebuah rumah dekat tanah lapang selama menjalani pembekalan. “Lelah sekali hari ini, aku ingin segera makan siang” kata Sanri. ”Yah.. padahal kita belum berlatih, kita hanya sekedar mendengarkan penjelasan” timpal Monsi. “Jadi kita akan tinggal disini, berlatih di lapangan itu dan mendapat materi di sentral pusat?” tanya Earthi. Yah... begitulah keseharian kita setelah ini.” Jawabku. Setelah itu kami mulai membereskan kamar dan beristirahat.
Setelah makan siang kami berkumpul di lapangan untuk tes power. “Selamat siang semuanya.. sebentar lagi saya akan menguji seberapa besar kekuatan yang kalian miliki. Satu per satu kami bergantian menunjukan kekuatan kami masing-masing. “Hebat sekali.. memang tidak salah clans telah mengirim kalian untuk melawan Shad”. Kami tersenyum dan saling memandang. “Cukup untuk hari ini, besok saya tunggu pukul 8 diruangan tadi”. “Baik Mr.Daros”. Kami makan malam sambil bertukar cerita.. “ sebenarnya aku masih sedikit takut” kata Earthi. “Jangan khawatir, kita pasti bisa mengalahkan Shad kalau kita bekerja sama” jawab Sanri.
 Setiap hari, kami melewatinya dengan pembekalan baik materi maupun latihan. Sudah seminggu berlatih, tetapi musuh tak kunjung memberikan tanda-tanda menyerang. “Mr. Daris, mengapa musuh tak kunjung datang menyerang? Apa mungkin mereka tidak jadi menyerang?”tanyaku pada Mr. Daros. “Mungkin mereka terlalu takut untuk pada kita, dasar pengecut” sela Santi mengejek. Mr. Daros menjawab singkat kemudian pergi dengan kesal. “Mengapa ia kesal? Apa kita melakukan kesalah?”. “Aku rasa tidak, Sanri”jawabku. Kemudian kami kembali ke rumah dan beristirahat.
“Hai, teman-teman, aku dapat info dari teman sekolahku, bahwa nanti malam akan ada pesta dansa. Apakah kalian mau ikut denganku?” tanya Earthy. “Tapi kami tidak mengenal siapa-siapa di sini”. “Tidak masalah, akupun juga tidak mengenal siapa-siapa disini, aku tidak punya teman iluntuk pergi, karena itu aku mengajak kalian”. Setelah mendapat ijin dari Mr. Daros, kami segera bersiap dan pergi ke tempat pesta dengan mobil yang disewakan untuk kami. Ditengah-tengah perjalanan, Earthy memberhentikan mobil, ia tampak kebingungan. “Ada apa Earthy? tanyaku. “Aku merasa bahwa ini bukanlah jalan yang seharusnya kita lewati”. “Kau tidak lupa jalankan, Earthy?” tanya Monsi memastikan. “Kita berbelok ke jalan yang benar, tapi bukan ini bukanlah lingkungan jalan yang sebenarnya”. Seketika semua benda lenyap, semuanya menjadi gelap menyisakan kami ber-4 di sini. “Bagaimana dengan pesta kalian? Seru?” tanya seseorang yang tidak asing lagi di telingaku. “Mr. Daros?” tanyaku memastikan. “Tebakan yang tepat Starsi. Jadi begaimana? Apakah kalian bersenang-senang? Tapi lebih menyenangkan lagi bila kalian menjalankan tanggung jawab kalian yaitu dengan melenyapkanku dari Bumi ini”.
Kami berdiri bingung. “Hahaha… aku yakin kalian masih bingung, memang kalian tidak sepintar yang terlihat, bahkan kalian tidak menyadari bahwa musuh tangan selama ini kalian tunggu, sudah berdiri di depan kalian”. Kami masih berusaha menebak apa yang sebenarnya terjadi. “Sudahlah, memang pemikiran kalian lambat. Tidak usah basa-basi lagi”. Dengan cepat ia melontarkan pukulan, kami tidak sempat menghindar, pukulan tersebut mengenai kami dan kami terpental sejauh 3 m. Kami berusaha bengkirai dan memberikan serangan balik. Banyak pukulan dan kekuatan yang kami buat untuk melawannya, tapi dari semua serangan itu, tidak ada yang mengenainya sama sekali. “Kalian hendak melawan aku? Pelatih kalian sendiri, itu tidak mungkin bisa. Selama ini aku telah melatih kalian, aku sudah memahami teknik serang kalian, jadi aku bisa dengan mudah menebak teknik serangan kalian, yang tentunya banyak memberikan keuntungan bagiku untuk mengalahkan kalian”. Kami tidak putus asa, Kamis tetap terus berusaha menyerang sekuat tenaga, tetapi itu semua sia-sia, tidak ada serangan kami tanah mengenainya. “Kalian tidak akan bisa mengalahkanku bila kalian tidak menyatukan power kalian. Kami berpikir sejenak membuat rencana untuk menyerang Shad. Setelah itu kami mulai berusaha mengepungnya dan menyerangnya dari berbagai arah. “Sebelah sana, Monsi!” Teriakku memberinya aba-aba. Kami berhasil mengepung Shad, kemudian kami menyatukan kekuatan. Terlihat lambang setiap power kami yang melingkar tepat di atas Shad, kemudian lingkaran tersebut turun dan melenyapkan Shad seketika. “Apakah kita berhasil melenyapkannya?” tanya Earthy. “Ya, dia sudah kalah” jawabku. Kemudian aku bersorak gembira dan semua kembali seperti semula, kami kembali ke jalan yang tadi tetapi hari sudah lagi
Kami segera pergi ke sentral pusat untuk melapor, bahwa Shad sudah dikalahkan. Sontak semua kaget dan senang. Pemerintah mengirimkan pesan pada clans lainnya, untuk memberi tahu mereka tentang kekalahan Shad. Setelah mendapat ijin untuk kembali ke rumah masing-masing, kami segera menuju ke lubang teleportasi untuk kembali ke clans masing-masing masing, kami berpelukan dan menangis sebelum berpisah. “Jangan lupakan aku ya teman-teman” kata Sanri. “Tidak akan, terima kasih untuk semuanya ya, sering-sering berkunjung lagi” jawab Earthy. Setelah itu, kami segera masuk ke lubang teleportasi masing-masing dan kembali ke clans masing-masing

TAMAT

Pesan Amanat Cerita:
Kita harus bersatu, bekerja sama untuk menjaga Bumi dari orang-orang yang ingin merusak Bumi.

PROFIL PENULIS

Nama                : Cecilia Neo Renatta
No                    : 3
Kelas                : 4.S1.1
No HP               : 082232946116
Medsos/email   : @cecilia.rntta
Alamat             : Jl. Bingkil no.15 Malang




           


1 comment:

  1. ingin mendapatkan uang banyak dengan cara cepat ayo segera bergabung dengan kami di f4n5p0k3r
    Promo Fans**poker saat ini :
    - Bonus Freechips 5.000 - 10.000 setiap hari (1 hari dibagikan 1 kali) hanya dengan minimal deposit 50.000 dan minimal deposit 100.000 ke atas
    - Bonus Cashback 0.5% dibagikan Setiap Senin
    - Bonus Referal 20% Seumur Hidup dibagikan Setiap Kamis
    Ayo di tunggu apa lagi Segera bergabung ya, di tunggu lo ^.^

    ReplyDelete

Prestasi Tim Paduan Suara SMPN 3 Malang

Prestasi Spenti Teenage Choir Paduan Suara SMP Negeri 3 Malang bernama "Spenti Teenage Choir" berhasil menyabet juara pertama...